Bull Mooses Strikes Back MOVIE The Lion King Versi Paling Baru Picu Kontroversi

The Lion King Versi Paling Baru Picu Kontroversi

Film The Lion King baru saja mengeluarkan cuplikan perdananya yang dirilis pekan lalu. bersamaan dengan itu, pro dan juga kontra terus bermunculan di masyarakat karena adanya keinginan Disney untuk kembali membuat film legendaris yang satu ini.

Banyak penggemar setia dari kisah klasik yang dibuat oleh Disney ini merasa sangat antusias atas tawaran nostalgia yang diberikan oleh Disney ini.

Mengundang Pro dan Kontra

Kursi pengisi suaranya saja diisi oleh bintang-bintang besar seperti misalnya Beyonce, Seth Rogen, Daniel Glover, dan yang lainnya yang mana cukup menarik perhatian banyak penggemarnya. Akan tetapi tidak sedikit pula penggemar yang mempertanyakan esensi dari dibuat ulangnya film ini. hal ini dikarenakan film yang mendapuk Jon Favreau sebagai sutradaranya itu mempunyai perbedaan kisah degan film versi aslinya yang dirilis pada tahun 1994 silam.

Banyak perbedaan yang mengundang kontroversi para pecinta film The Lion King, salah satunya yang paling terlihat adalah hanya kemasan animasi yang mana lebih mutakhir. Tidak Cuma itu, ada beberapa kontroversi yang lainnya juga yang mengikuti kemunculan cuplikan perdana dari kisah Simba dan kawanannya tersebut.

Cuplikan Perdana yang Tak Beda

Bermacam kisah klasik animasi Disney telah cukup sering dibuat lagi ke dalam bermacam-macam versi, mulai dari versi teater musikal sampai dengan versi live action. Akan tetapi di tiap versi live action atau pun di versi teater musikalnya itu biasanya mempunyai ciri atau pun perbedaan-perbedaan tersendiri.

Namun ternyata hal itu tidak diberlakukan dalam film The Lion King yang sekarang ini. cuplikan perdananya bisa dikatakan hampir murni mengikuti cuplikan pertamanya yang versi tahun 1994. Hal itu bisa disimpulkan dari suasana sampai dengan lagu yang digunakan juga senada dengan versi lamanya itu.

Sebagian penggemar memang menikmati kesamaan ini. akan tetapi hal ini juga ikut membuat masyarakat berasumsi bahwa film ini bakal menjadi remake yang mana sama persis dengan versi 1994 yang dulu dibuat.

Tidak menemukan perbedaan artiya dari film remake yang bakal tayang pada bulan Juli 2019 esok ini, film ini dinilai, sebagai versi terbarunya dari film yang sama persis. Lalu lantas, film ini dikatakan sebagai fotokopi sinematik yang rasanya seperti asli namun kurang otentik.

Oleh karena itu lah banyak penggemar yang menilai bahwa Disney Cuma bersandar pada kasih sayang penggemar-penggemar setia kisah klasiknya dulu untuk bisa mendongkrak angka penjualan tiketnya nanti. Akan tetapi di sisi lainnya, ada juga kemungkinan The Lion King versi yang terbaru ini memang juga diperuntukkan untuk generasi milenial, yang tidak merasakan euphoria di tahun 1994 silam saat film The Lion King versi pertama ditayangkan. Karena di masa silam, tak bisa dipungkiri bahwa film The Lion King ini terasa seperti kemewahan visual dengan cerita yang amat sangat menyentuh hati.

Live Action atau Animasi

Namun perdebatan genre film ini pasalnya muncul dari cuitan James Wan, seorang sutradara kondang yang mengatakan bahwa ia sangat kagum atau live action pada cuplikan perdananya itu. banyak sekali penggemar yang memperdebatkan soal film ini termasuk juga film togel online sgp ini masuk ke kategori film live action atau animasi. Karena walaupun terlihat seperti binatang yang aslim efek visualnya pun tetap terlihat dominan.

Sampai hari ini pun perdebatan-perdebatan masih juga muncul terutama di beberapa platform sosial media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *