Ulasan Film Soul

Disney dan Pixar belum juga berhenti memberikan suguhan tayangan film sederhana akan tetapi sangat amat bermakna dan menggugah emosi para penontonnya. Kali ini, rasa tersebut bisa anda rasakan di film animasi dengan judul Soul.

 

Cerita Soul

Sebenarnya cerita dari film ini sangat sederhana yaitu tentang kehidupan pria paruh baya bernama Joe Gardner (Jamies Foxx) yang mempunyai tujuan hidup sangat hebat, menjadi pianis jazz untuk bisa tampil di depan umum. Semenjak dirinya kecil, dia  percaya bahwa dirinya hidup ditakdirkan untuk menjadi seorang pianis Jazz. Dirinya berusaha dengan sekuat tenaga melewati berbagai macam tahap dan salah satunya adalah menjadi guru musik paruh waktu di sebuah sekolah menengah pertama.

 

Joe  sangat senang saat berkesempatan untuk tampil mendampingi musisi Jazz kenamaan. Tapi sayangnya, dia jatuh dalam lubang jalan sehingga, dan jiwanya melayang ke The Great After, yaitu tempat dimana jiwa-jiwa orang yang bakal meninggal. Joe  kemudian menjelajah alam The Great Before, sebuah tempat dimana jiwa-jiwa orang yang akan lahir karena belum siap meninggal dunia. Dan saat itulah cerita yang sesungguhnya dari Soul dimulai.  Dan dari sinilah terbukti bahwa film ini memang benar-benar film yang bagus.

 

Cerita yang Sederhana namun Bagus

Selama kurang lebih 1 jam lamanya di alam tersebut, karakter Joe ini dieksplorasi. Kartun yang berkembang dari yang sangat sangat yakin untuk menjadi pianis Jazz sampai dengan ragu dan mulai mempertanyakan Apakah tujuan hidupnya. Eksplorasi dan juga pengembangan karakter Joe ini tak terasa memaksakan karena sebelumnya sudah diberikan build up story untuk karakternya. Joe  sungguh-sungguh diperlihatkan sebagai seseorang yang awal yang tengah belajar hidup. Dan pasti ada penonton yang relate  dengan kisah yang satu ini.

 

Cerita yang mana fokus pada karakter Joe ini  cenderung datar dan tak membosankan dikarenakan kehadirannya karakter yang bernama 22.  Keduanya memiliki karakter yang sangat bertolak belakang. Joe dan juga 22  saling saling melengkapi dalam kekurangan dan kelebihan. Tak cuma itu, sutradara yang mana sekaligus penulis naskahnya yaitu Peter Docter sepertinya ingin sekali mengajak para penonton untuk ikut mempertanyakan Apakah tujuan hidupnya lewat adegan demi adegan yang disajikan. Mungkin untuk Anda terasa sederhana tapi sebetulnya sangat amat sangat bermakna.

 

Ide s7slot dari penggarapan film ini sendiri asalnya muncul dari pikiran Docter yang juga sederhana. Beberapa hari dirinya berpikir apa yang masih dilakukan sebelum makan siang dan sebelum makan malam. Bagi dirinya itu sangat menyedihkan. “ide bahwa kalian bangun dari tidur untuk hidup dalam melakukannya setiap hari, Menurut saya sangat menarik,” ungkapnya dilansir dari CNN Indonesia.

 

Docter  langkah sukses mengeksekusi idenya yang sederhana itu dan menarik jadi sebuah cerita yang sangat bermakna.  Sebenarnya bisa dikatakan bahwa ide dari film ini serupa dengan film yang ditulisnya dan juga disutradarainya sebelumnya yaitu Inside Out (2015). Beberapa kritikus film menganggap bahwa film ini layak untuk ditonton mereka yang bingung akan tujuan hidupnya atau mereka yang sedang mengalami quarter Life Crisis. Soul  Baka Membuka pikiran seorang dengan sederhana tapi tidak Sok bijak.

 

Tujuan hidup sendiri adalah hal yang sangat amat filosofis dan tak mudah dipahami walaupun terlihat sepele. Bahkan banyak juga orang yang paruh baya seperti Joe, yang sebetulnya belum tahu Apa tujuan hidupnya. Apabila diperhatikan jauh lebih dalam film ini membahas bagaimana tujuan hidup itu terlalu berat untuk bisa dipahami oleh seorang anak kecil. Mengingat tujuan film utama film ini adalah anak kecil tapi paling tidak anak-anak dapat menikmati animasi yang sangat berkualitas.

Tag: